Jembatan Presisi Polri di SDN Semulut 70% Siap, Siswa Lebih Aman

BHAYANGKARA POST

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:48

5053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selatpanjang-Riau, – Pembangunan Jembatan Presisi Polri di SDN 018 Semulut, Dusun Semulut, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, terus menunjukkan progres signifikan. Hingga hari keempat pengerjaan, perkiraan sudah 70% siap pengerjaan jembatan yang menjadi akses vital siswa menuju sekolah ini segera mendekati tahap penyelesaian. Senin (2/02/2026).

Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin keselamatan, kehadiran sekolah, dan social inclusion masyarakat pedesaan.

“Selama ini siswa harus melewati jembatan kayu darurat di atas parit yang diketahui menjadi habitat buaya liar. Dengan adanya Jembatan Presisi Polri, risiko tersebut dapat dihilangkan dan aktivitas belajar anak-anak menjadi lebih aman,” kata Aldi.

Progres pembangunan saat ini telah mencapai pemasangan 48 tiang pancang sebagai pondasi utama jalan jembatan kayu, yang telah tersambung hingga depan teras SDN 018 Semulut.

“Capaian ini menandai tahap krusial menuju penyelesaian akhir jembatan. Besok sudah pasang papan di perkirakan 70%,” tutur Aldi.

Pembangunan jembatan ini juga mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat.

Selama ini, pihak sekolah bahkan memasang papan peringatan bahaya buaya di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi keselamatan siswa.

Dengan hampir rampungnya Jembatan Presisi Polri, jalur berbahaya tersebut akan segera ditutup permanen dan digantikan akses yang lebih layak, aman, dan manusiawi.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto, kebijakan Kapolri dan Kapolda Riau, serta wujud nyata kehadiran negara dalam menjawab persoalan dasar masyarakat pedesaan.

Polri berharap, keberadaan jembatan ini tidak hanya menghilangkan ancaman buaya liar, tetapi juga menjadi simbol perlindungan, kepedulian, dan pengabdian Polri terhadap masa depan generasi penerus bangsa.

Sumber: Humas Polda

(Ros.H)

Berita Terkait

Belanja Sewa Hotel Rp 49 Juta lebih di Kecamatan Saguling KBB Disorot, Diduga Abaikan Inpres No 1 Tahun 2025,
Pemberitaan Tanpa Fakta Dinilai Tidak Beretika, Publik Pertanyakan Mengapa Kasus Pemalsuan dan Dugaan Narkoba Oknum Lain Tak Pernah Diangkat
597 Warga Bandung Barat Berkumpul di Masjid Agung Ash-Shiddiq, Belajar Memperindah Bacaan Al-Fatihah Bersama FORSILQU
Perkumpulan Masyarakat Nelayan Kelurahan Sawang “PMNKS” Berharap Bantuan Pemerintah Provinsi Kepri
Sambut Ramadhan, Polres Kampar Siaga di Balimau Kasai: Keamanan dan Keselamatan Prioritas
Bupati Meranti Buka Festival Perang Air Cian Cui Imlek 2577 di Selatpanjang
Dua Kali Ambruk dalam Sebulan, Jembatan Lubuk Rukam Bukti Kerja Asal Jadi?
Wakapolda Riau Instruksikan Tangkap Seluruh Pelaku Penyerangan di Rokan Hulu

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:30

Musyawarah Kormi Ke – 1 di Kabupaten Karo Maha Sendi S Milala Terpilih Menjadi Ketua KORMI Kabupaten Karo 2026 – 2030

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:47

Karang Taruna Desa Tanjung Mbelang Jadi Topeng Untuk Menutupi Dadu Mada Sebayang, Kapolsek dan Kanitreskrim Polsek Payung Diduga Sudah Terima Upeti

Selasa, 6 Januari 2026 - 00:55

Merasa Nama Baik Tercemar Argo Sembiring Buat Pengaduan ke Polres Karo

Rabu, 17 Desember 2025 - 17:05

Dua MingguTutup, Dadu di Desa Tanjung Mbelang Kecamatan Tiganderket Faktanya Tetap Beroperasi

Minggu, 16 November 2025 - 01:03

Keresahan Warga Merek atas Judi Ikan-Ikan Tak Berujung, Lemahnya Aksi Aparat Tuai Kritik Masyarakat

Sabtu, 15 November 2025 - 17:57

Ledakan Viral di Media Sosial: Publik Soroti Skandal ASN Karo yang Dinilai Langgar Etika Berat

Rabu, 6 Agustus 2025 - 19:38

Tokoh Pers: Tak Mungkin Bupati Karo Bisniskan Proyek

Berita Terbaru

error: Content is protected !!