Tidak Ditemukan Penimbunan, Polisi Maksimalkan Pengawasan Distribusi Elpiji di Wilayah Kecamtan Blangpegayon Gayo Lues

BHAYANGKARA POST

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:09

50182 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Guna memastikan kelancaran distribusi dan mencegah potensi penyelewengan dalam penyaluran gas elpiji 3 kg bersubsidi, personel Polsek Blangkejeren bersama Pos Pengamanan Polisi (Pospol) Blangpegayon melakukan kegiatan monitoring, pengamanan, dan penertiban distribusi gas di wilayah Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, pada Rabu (24/12/2025).

Kegiatan berlangsung sejak pagi hari mulai pukul 09.30 WIB dan terfokus di kawasan terminal lama atau areal Kantor Dinas Perhubungan di Desa Cinta Maju, Blangpegayon. Distribusi gas elpiji 3 kg tersebut diperuntukkan bagi masyarakat Kecamatan Blangpegayon sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan rumah tangga pascaterjadinya bencana banjir di wilayah tersebut.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K melalui Kapolsek Blangkejeren Iptu Syamsuddin, S.H mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab kepolisian dalam mendukung ketertiban pelaksanaan distribusi barang subsidi yang sangat diperlukan masyarakat. Ia menegaskan bahwa distribusi gas elpiji harus tepat sasaran dan dijaga dari potensi penyimpangan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dalam pelaksanaan di lapangan, Kapolsek Blangkejeren didampingi oleh Danpospol Blangpegayon Aiptu Joko Anshari, S.H, Kanit Propam Polsek Blangkejeren, serta sejumlah personel Polsek dan Pospol setempat. Mereka hadir langsung mengatur antrian dan memastikan proses distribusi dilakukan secara tertib dan aman.

Gas elpiji 3 kg yang dibagikan bersumber dari agen resmi PT Gas Wahyu Mulyo yang beralamat di Jalan Kuta Cene – Blangkejeren KM. 2, Desa Gele, Blangkejeren. Pengiriman kali ini membawa sebanyak 1.200 tabung dan diprioritaskan hanya bagi warga Kecamatan Blangpegayon sesuai kuota wilayah yang telah ditetapkan. Penyaluran dilakukan melalui mekanisme yang telah disesuaikan, yakni dengan menunjukkan Kartu Keluarga sebagai bukti domisili. Warga dari luar kecamatan tersebut tidak dilayani dalam pendistribusian ini.

Masyarakat terlihat telah mulai mengantri sejak pukul 07.00 WIB pagi. Antusiasme yang tinggi tampak dari banyaknya warga yang hadir, beberapa bahkan datang bersama anggota keluarga mereka dengan harapan bisa mendapatkan lebih dari satu tabung. Namun petugas menerapkan ketentuan satu tabung per Kartu Keluarga secara ketat guna mencegah praktik seperti itu.

Kapolsek menegaskan bahwa selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan maupun penyaluran di luar ketentuan. Kegiatan selesai pada pukul 14.00 WIB dalam situasi yang tetap aman, tertib, dan lancar.

Dirinya menambahkan, berdasarkan pantauan di lapangan, sempat ditemukan modus pembelian gas oleh satu keluarga secara bersamaan—kepala keluarga, istri, dan anak turut mengantre guna mendapat jatah lebih dari satu tabung. Namun, seluruh petugas sudah dilengkapi arahan untuk memastikan tidak ada celah penyalahgunaan dalam distribusi.

Pihak kepolisian bersama pemerintah daerah juga melakukan pemeriksaan dokumen identitas untuk memastikan distribusi hanya menyasar warga yang berhak. Dalam catatan pengawasan, seluruh tabung telah terdistribusi ke masyarakat secara adil dan sesuai prosedur.

Kapolsek Blangkejeren menyampaikan harapan agar kegiatan distribusi ini dapat terus dilakukan secara rutin, terutama dalam masa pemulihan pascabanjir yang meningkatkan permintaan akan kebutuhan pokok, termasuk bahan bakar rumah tangga. Dirinya juga menggarisbawahi perlunya penambahan kuota sementara untuk wilayah terdampak guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan serupa ke depannya.

Pihaknya akan terus bersinergi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan distribusi elpiji bersubsidi tetap berjalan sesuai aturan dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. (Abdiansyah)

Berita Terkait

PT Hopson Beroperasi Lagi Meski Dibekukan, Masyarakat Pertanyakan Nyali Aparat Menjaga Wibawa Hukum
Di Tengah Larangan Resmi, PT Hopson Diduga Tetap Produksi dan Tinggalkan Ancaman Limbah bagi Warga
Pasca Pembekuan Resmi Pemerintah, Cerobong PT Rosin Masih Mengepul, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan
Pemerintah Aceh Diuji dalam Kasus PT Rosin, “Tidak Ada Negara di Atas Negara” Jadi Sorotan
Perubahan Nama Tak Cukup Menutup Masalah, PT Rosin Kembali Disorot Karena Dugaan Pelanggaran Berlapis
Banyak Pelanggaran Tak Kunjung Beres, PT Rosin Kian Dipandang Publik Seolah Kebal Hukum
LIRA Minta Pemerintah Aceh dan Aparat Hukum Menguji PT Rosin Secara Menyeluruh dari Hulu ke Hilir
Dugaan Limbah ke Lingkungan dan Pengiriman Produk yang Dipersoalkan Membelit PT Rosin Trading Internasional

Berita Terbaru

error: Content is protected !!