Kutacane — Kepedulian dan respons cepat Polri kembali ditunjukkan jajaran Polres Aceh Tenggara di bawah kepemimpinan Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.I.K. dalam menangani dampak musibah banjir akibat luapan Sungai Alas yang melanda wilayah Kecamatan Ketambe.
Pada Jumat (12/12/2025), Polres Aceh Tenggara melalui Tim Kurve mendirikan Tenda Posko 2 dan 3 Tanggap Darurat Bencana di Desa Simpur, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai sebagai bagian dari langkah cepat penanganan pasca bencana.

Pendirian posko tersebut dipimpin langsung oleh jajaran perwira Polres Aceh Tenggara, di antaranya Kabag Ren Polres Aceh Tenggara AKP Sabrianda, S.H., M.H., bersama Iptu Sukardi, S.E., serta personel Polres Aceh Tenggara yang tergabung dalam Tim Kurve.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.I.K. menegaskan bahwa kehadiran posko tanggap darurat ini bertujuan untuk mempercepat koordinasi penanganan bencana sekaligus memberikan pusat informasi yang akurat bagi masyarakat terdampak.
“Posko ini kami siapkan sebagai pusat koordinasi dan pelayanan, sekaligus untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi serta bantuan yang dibutuhkan pasca banjir,” ujar Kapolres.
Selain sebagai posko koordinasi, keberadaan tenda tanggap darurat ini juga menjadi bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, memberikan rasa aman serta memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga.

Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 16.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kondisi keamanan di Desa Simpur terpantau kondusif, sementara aktivitas masyarakat secara bertahap mulai kembali normal.
Langkah sigap Polres Aceh Tenggara ini menjadi bukti nyata komitmen Polri di bawah kepemimpinan AKBP Yulhendri, S.I.K. dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya pada situasi darurat dan kemanusiaan.
(Redaksi)























