Batam – Modus operandi yang digunakan oleh jaringan judi KIM ini terbilang gamblang dan terorganisir. Para penjudi diwajibkan membeli “tiket” seharga Rp70.000 untuk mendapat dua kali kesempatan pemasangan angka.
Daya tarik utama bisnis ini terletak pada janji hadiah yang menggiurkan, mulai dari Rp500 ribu hingga jutaan rupiah tunai, tergantung pada pola angka yang berhasil dicocokkan.
Di tengah lantunan musik dan pantun dari pemandu, yang secara terselubung menyisipkan petunjuk angka-angka, para pemain tampak fokus mencocokkan di kertas mereka. Pemandangan yang lebih miris adalah peran SPG (Sales Promotion Girl) di lokasi tersebut.
Alih-alih melayani kegiatan yang sah, mereka justru terlihat antusias membimbing pemain pemula, menjelaskan cara bermain, dan mengonfirmasi kemenangan. Peran aktif SPG ini memperkuat dugaan bahwa bisnis ini dijalankan dengan sistem yang rapi dan terstruktur. []























